dimana langit yang membentuk seperti piramda, yang belum di satukan
seperti burung putih dan angsa layaknya salju.
aku benci jika semuanya bergerak berubah dari alur semestinya.
di saat ku tidak menangis ataupun tertawa akhirnya......
yang paling indah, dan paling ku sayanggi.
pada malaikat dan cawan keabadian.
yang mengisi hatiku dengan cahaya yang terang
dalam semua keabadian derasnya hujan
yang membawa arus kedalam diriku
layaknya angin lautan yang mengisi langit
mengali ke bagian seluruh jiwaku
rasa apa yang tidak mati, semua terbungkus.
selamanya segar, wanginya
sudut tenang yang menyembunyikan kegembiraan, kemarahaan dalam kerahasiannya di malam hari
Jumat, 06 September 2013
jarak kita semakin jauh
ketika aku berpikir jarak kita semakin jauh
bahkan tidak bisa di jangkau kendaraan
ini membuatku semakin kesepian
aku yakin kedepannya, kita akan berada
di ruang yang sama dan selalu bersama
entah mengapa, aku merasa begitu.
ini pasti perjalanan yang menyepikan yang tidak bisa aku bayangkan
terus maju di dalam kegelapan.
bahkan 1 atom hidrogen sulit di temukan
aku hanya percaya bahwa ada sesuatu du ujung dunia sana.
bahkan tidak bisa di jangkau kendaraan
ini membuatku semakin kesepian
aku yakin kedepannya, kita akan berada
di ruang yang sama dan selalu bersama
entah mengapa, aku merasa begitu.
ini pasti perjalanan yang menyepikan yang tidak bisa aku bayangkan
terus maju di dalam kegelapan.
bahkan 1 atom hidrogen sulit di temukan
aku hanya percaya bahwa ada sesuatu du ujung dunia sana.
Langganan:
Postingan (Atom)